Tampilkan postingan dengan label Harapku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harapku. Tampilkan semua postingan

Berharap Sahdu Rahmat Ilahi

2 komentar
Berharap pada niscaya
yg memudar dan hampir saja tak nampak
merasuki sendi demi sendi citaku
menggetarkan gemuruh yg mendayu
tetap saja tak berwarna...

Lalu,kuretas ide satu demi satu
menolehkan keramaian yg membisu
ku harus temukan sesuatu
yg akan kutuliskan di lembaranku

Terdiam..ku terpaku
menatapi wajah-wajah sendu nan ayu
mencoba melukiskan asa itu
yah..asa menjadi penulis buku
hanya itu
dan..hanya itu!

Dan hatiku pun beradu
bait demi bait doa yg tertuju
akan karya terbaik walau satu
sepanjang hidup yg terpadu
namun, ridho dan rahmat Yang Maha Tahu
selalu menyertainya sahdu

# Diskusi KJPM, 8 sep @ PDM

Duhai Pendemo Sejati..

0 komentar
Duhai saudara/i ku pendemo sejati..penyalur aspirasi..
Sungguh ingin diri ini bertutur terima kasih
Atas keberanian dan semangat yg kau junjung tinggi
Agar masalah bangsa dan negerimu bisa teratasi
Moga tiap niat dan amalanmu telah ternilai

Hanya ingin dirimu tau..
Kami pun penuntut ilmu sepertimu
Juga kaum intelektual layakmu
Tak kehabisan inspirasi dan aspirasi sebagaimana kau
Masalah bangsa pun turut membuat kami jemu

Tapi, agama menuntun kami untuk merindukan majelis ilmu yang damai dan bukan majelis jalan yang ramai

Masyarakat menanti kita yg bersosok hikmah dan bukan bertampang brutal

Yang sikapnya santun dan bukan anarkis

Yang mengayomi dan bukan mengganyangi

Yah..kami mungkin tak seberani dirimu..atau tak se sportif katamu

Kami..penuntut ilmu punya cita untuk berkata..kami penerus bangsa yang cerdas..tanpa perlu mendemonstrasikan di jalan..

Tak ingin yang lain!

0 komentar

Bismillah..
Jujur, ntah apa yang terbetik difikirku hingga kutuangkan di tulisan ini. Yang kutahu bahwa terdorong rasa sedih dan kecewa yang sangat, membuatku tak mampu tuk berkata dengan lisan kecuali kembali melemahkan hatiku untuk sebersit rasa yang masih sangat melekat.

Bukan ku ingin menghukumimu sebagaimana mereka menghukummu. Bukan pula kuingin memudahkanmu sebagaimana mereka menganggapmu tak punya arti. Kuingin kau tahu bahwa sebagian hati ini masih untuk mu dan tak kuingin terjadi apapun atasmu kecuali kebaikan yang membuatmu bahagia.

Betul dirimu tak beda dengan kebanyakan orang, dan kau seorang manusia yang tak lepas dari salah dan ketergelinciran. Tapi, andai bisa kita fahami bahwa menuju kesempurnaan itu adalah cita kita bersama. Yang lazim kita bangun dengan keikhlasan dan pengorbanan tak bertepi.

Maka, kukatakan padamu…

Dinda..mengenal sosokmu adalah rahmat Allah atasku, alangkah bahagianya diri ini mengingat dirimu orang pertama yang mengingatkanku akan kesabaran bermuamalah dengan banyak orang. Bahkan kau ajarkan padaku bagaimana berbagi dengan selain diri sendiri.

Tak mampu kugambarkan sedihnya kala kutau dirimu menjauh dari ruang hatiku selama ini, namun tak kunafikan rasa sayang itu masih terjaga disini.di sudut hatiku.

Lalu, ku disentakkan dengan cerita yang menghampiri tanpa ingin kutanyakan asalnya, dirimu ternoda dalam dosa yang tak berwarna kecuali kelam pekat menyesakkan.

Sekian kali kau sangkal tetap ia menyertaimu, semua mata menyorotimu tanpa belas kasih. Seolah apa yang kau lakukan tak pernah dilakukan oleh mereka bahkan sebelum mereka. Terjatuh dan terjerembab pada khilaf tak berujung kecuali maksiat dalam unggahan semu keindahan bernama “cinta”

Kali ini..tentangmu...

0 komentar

Salamun Alaik..Apa kabarmu hari ini ukhty? Lama tak bersapa dengamnu..yah, memang diriku tak sedekat saudarimu yang lain, juga mungkin tak terperhatikan hadirnya bagimu. Namun, jujur...beberapa waktu kau sering menyita ruang pandangku..yah, tak perlu dirimu tahu.

Ukhty..sekian lama kita bersama di tempat ini..sekitar 4 tahunan lah, tapi sayang kita jarang bersama hingga terkadang kufikir mungkin kita hanya mengenal nama dan tak mengenal karakter. gitu ya?..

Bersamamu selalu ada cinta..

0 komentar

Yah..bersamamu ada cinta, yang tak pernah mampu kugambarkan indahnya
walau sekejap terasa mampu beri ku motivasi menjalaninya
tiap desah galau yang menyesakkan dada tiada masa
ku ingin berkekalan walau harus ku tuntut asa selamanya

senyum yang menyejukkan hatiku kala letih menghampiri
bersama belaian kasih yang menyempurnakan cintanya
kumampu lukiskan betapa hidup ini indah dengan mesra
sebagaimana kisah dahulu yang tak lapuk oleh zaman

Sepekan sudah Ibuku Pergi..

0 komentar
Hari ahad ini, seharusnya sama dengan hari yang lain.Namun, sepertinya sejak ahad yang lalu ia menjadi hari yang beda bagiku. Ahad lalu, ibuku dalam sakratul mautnya. kudampingi dengan tak henti mentalqinnya. Masih sangat jelas di benakku segala gambarannya. Wajahnya, tubuhnya, kondisinya. Segalanya..

Rumah yang dipenuhi orang, tak henti sanak keluarga berdatangan. Dengan tangisan dan untaian kalimat penyemangat. Air matapun tak terbendungkan lagi, penuh kesadaran bahwa beliau..ibuku..akan segera meninggalkan kami di dunia ini.

Malam ini...

0 komentar
Assalamualaikum...untuk semua saudariku muslimah..
malam ini..mengajarkanku banyak hal, yang terkadang terbayangkan pun tidak, namun...hancur rasanya hati ini dibuatnya!
saya jadi tahu...arti persaudaraan kita ukhuwah fillah...bukan...bukan dengan akhawat sj, juga untuk saudaraku ikhwan!
saya jadi tahu...berartinya diri kalian yaa akhawatiy...kehormatanmu...menjagamu...
sampai mata yang melihat hijab mu tersingkap menjadikan hati ini tertegun...betulkah kami menyayangimu sepenuh hati?
sampai tangan ini langsung memelukmu...bergemuruh hati ini menyaksikannya...
hufh....kami selalu ingin menjagamu.

Pengganti Yang Lebih Baik

4 komentar
Ilahi...
ujung batas kumengadu, pada kerasnya hati yang terpadu
akan bayang keraguan yang berwujud galau
tak berakhir tanpa diri-MU
Telah kupaparkan penuh syahdu
ditiap malam bersama-Mu
kusertakan dalam desahku
yang belum berakhir sejak mulanya yang lalu

Serajut Asa

0 komentar

Sekilas coba kuresapi...apa yang kini
terjadi
sungguh tak kutemukan apapun rasa
kecuali satu saja
bertambahnya cinta dan rindu
wujud syukur terima kasih tak
bertepi

Doa Untuk Persahabatanku

0 komentar
Ya Rahmaan…
Kini hamba bertemu dengan seseorang
dan di hati hamba Engkau taqdirkan kasih sayang
Izinkanlah hamba menjadi saudara yang terbaik baginya
dan dia yang terbaik bagi hamba

Seuntai Harapan

0 komentar

Harapnya dia dah ada
kala pertama kali harus menyapa
mengalunkan irama rindunya
yang terbang menuju taman riangnya
anehnya..
kini pun dia menghilang
dari gemerisik angin yang membawanya
ntah dimana adanya
ataukah dia tlah pergi tuk selama-lamanya